Setengah Lingkaran

Oleh Feberina Charista

(diedit oleh Monica Subiantoro) 

Di kunjugan kami selanjutnya, jumlah remaja di Rumah Belajar Tenjo lebih sedikit dari minggu sebelumnya. Jika biasanya jumlah remaja dapat mencapai 15 orang, kini hanya 9 orang. Setelah kami menyapa mereka denga Hello Song”, kemudian kami mengajarkan sebuah lagu berhasa inggris berjudul “Manners” kepada remaja disana. Lirik lagu dalam lagu ini berupa kata “please and thank you”. Latar belakang kami memilih lagu ini karena menurut kami, sangat penting bagi seorang remaja untuk memahami sopan santun, dan hal ini dapat dimulai dari kata tolong dan terima kasih.

Selain lagu yang baru, kami juga membuat sedikit perubahan baru pada susunan duduk mereka. Posisi kursi dan meja yang biasanya diatur seperti ruang kelas yaitu terdiri dari 3 baris pararel menghadap papan tulis, pada sesi terapi kali ini diubah menjadi satu lapisan berbentuk setengah lingkaran. Ternyata dengan perubahan kecil, pengaruh langsung dapat dirasakan. Hal pertama, yaitu meningkatnya kontak mata. Dalam posisi duduk yang sebelumnya kontak mata antara kami dengan para remaja seringkali terhalang karena posisi duduk yang berbaris ke belakang. Selain kontak mata, interaksi dan atensi para remaja disana juga lebih efektif karena kami semua dapat saling menatap wajah secara langsung.

Setelah sesi selesai, guru pembimbing di rumah belajar ini berkata bahwa posisi duduk setengah lingkaran seperti tadi membawa pengaruh positif terhadap kegiatan belajar mengajar di kelas tersebut. Ia merasa terbantu dengan lebih mudah menyampaikan pelajaran, serta mengkoordinir para remaja untuk dapat berkonsentrasi selama mereka berada di kelas. Proyeksi suara beliau terdengar lebih jelas, sehingga secara tidak langsung berdampak pada peningkatan konsentrasi para remaja dalam mengikuti pelajaran. Beliau juga mengatakan bahwa ia tidak menyangka jika perubahan posisi duduk yang sebelumnya tidak dihiraukan, dapat sangat berpengaruh terhadap proses belajar mengajar di tempat itu. Berdasarkan keadaan ini, kami ingin agar remaja di rumah belajar Tenjo dapat meningkatkan atensi dan konsentrasi mereka, serta dapat meningkatkan kontrol diri dalam bersikap terutama selama proses belajar mengajar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s