Rumah Belajar Tenjo

Rumah Belajar Tenjo

Oleh Feberina Charista, mahasiswi tahun ke-3 UPH Terapi Musik

Rumah Belajar yang terletak di Desa Cilaku, Kecamatan Tenjo, Bogor merupakan sebuah tempat belajar bagi anak-anak PAUD, SD, SMP, dan SMA. Tempat ini didirikan oleh GKI Gading Serpong pada tahun 2008 dan bertujuan untuk memberikan bimbingan belajar berupa pelajaran Bahasa Inggris dan Matematika kepada anak-anak di Tenjo. Rentang usia anak-anak di Rumah Belajar Tenjo mulai dari 5 sampai 18 tahun. Bimbingan belajar dilakukan dua kali seminggu yaitu setiap hari Senin untuk pelajaran Bahasa Inggris dan hari Jumat untuk pelajaran Matematika. Relawan pengajar Bahasa Inggris berjumlah 6-7 orang, sementara pengajara Matematika berjumlah 9-10 orang. Para pengajar di rumah belajar Tenjo ini rata-rata merupakan anggota jemaat GKI Gading Serpong.

Perjalanan dari Gading Serpong menuju Tenjo memakan waktu kurang lebih 1 jam 30 menit jika menggunakan kendaraan pribadi. Belum ada angkutan umum yang beroperasi di desa ini, sehingga sarana transportasi jarak jauh yang dapat digunakan untuk mencapai daerah ini hanyalah kereta api. Jalanan beraspal yang hanya dapat dilalui oleh satu buah mobil dan hamparan sawah luas yang berada di tepi jalanan tersebut menunjukkan masih asrinya daerah ini. Rumah belajar Tenjo merupakan rumah berukuran kurang lebih 10×10 meter persegi. Dindingnya masih terbuat dari batang bambu yang dicat putih dan sekat antar ruangan hanya dibatasi oleh tirai yang digantungkan di langit-langit. Di salah satu sisi ruangan terdapat rak-rak buku yang berisikan buku-buku pelajaran Bahasa Inggris, Matematika, maupun komik dan buku cerita, serta terdapat satu set alat musik angklung di atas rak tersebut. Di setiap ruangan terdapat sebuah papan tulis, beberapa kursi dan meja yang rata-rata terbuat dari kayu, serta kipas angin yang menggantung di dinding.

Saar kunjungan kami ke Tenjo pada hari Senin, hari dimana anak-anak disana belajar Bahasa Inggris, Saya dan teman saya sebagai mahasiswa terapi musik mengajak mereka untuk melakukan kegiatan yang berbeda dari yang mereka biasa lakukan di rumah belajar tersebut. Kami mengajarkan 2 buah lagu baru dengan Bahasa Inggris yaitu “Hello Song” dan “Goodbye Song”. Kata-kata dalam Bahasa Inggris yang kami gunakan sangat sederhana seperti kata sapaan “Hello everyone” dan “Goodbye everyone”. Pertama, kami menuliskan lirik lagu ini di papan tulis dan memberitahu mereka makna dari lagu berbahasa Inggris ini. Kemudian, kami menyanyikan lagu ini dengan iringan gitar dan diluar ekspektasi kami, respon dari mereka luar biasa positif. Suara mereka yang tidak mau-malu dan senyuman di wajah mereka menunjukkan antusiasme dan kegembiraan saat bersama-sama menyanyikan lagu ini. Setelah beberapa kali pengulangan, mereka terlihat telah menguasai lagu ini. Maka dari itu, kami menghapus lirik di papan tulis dan menambahkan gerakan tepuk tangan di lirik “everyone”. Dengan cepat mereka dapat mengikuti gerakan tepuk tangan sesuai lagu tersebut.

Remaja disana yang sebelumnya kurang mengenal satu sama lain karena kehadiran anak-anak di rumah belajar Tenjo setiap minggunya tidak pasti, mampu berbaur dengan anak-anak lainnya saat bersama-sama menyanyikan kedua lagu ini. Beberapa remaja yang juga biasanya kurang konsentrasi di kelas, suka mengganggu teman-temannya dan suka membuat keributan di kelas, saat mereka menyanyikan lagu ini, mereka dapat berbaur dengan remaja-remaja lain dan berkonsentrasi dalam menyanyikan lagu ini sampai selesai. Tanpa mereka sadari, musik telah menyatukan mereka dan terlebih dari itu telah memberikan senyuman di setiap wajah mereka.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s